Ngantuk di Kelas? Kenapa dan Bagaimana Mengatasi

Siswa terlihat mengantuk saat pelajaran? Wah itu hal yang sering dijumpai ya. Kadang mereka mengantuk pagi hari saat pelajaran baru dimulai. Kadang juga, mengantuk di saat menjelang pelaharan terakhir. Nah, bagaimana membuat siswa agar berkurang rasa kantuknya? Dan apa penyebabnya? Yuk simakĀ  catatan berikut ini.

  1. Anak mengantuk karena kurang istirahat

Betul, ada siswa yang kurang istirahat? Iya dong. Banyak penyebabnya mereka tidak tidak selama 8 jam sehari.

  1. Anak mengantuk karena sarapan tidak tepat

Sarapan yang asal praktis dan asal kenyang bisa jadi biang keladi anak mengantuk di kelas. Memang, mi instan itu sangat praktis. Demikian pula nugget dan sosis serta makanan frozen lainnya. Tapi,tanpa menu seimbang, semua itu akan membuat anak seperti dininabobokan di dalam kelas,

  1. Anak mengantuk karena terlalu banyak makan

Selain menu, takaran makan juga berpengaruh apakah siswa akan mengantuk di kelas atau tidak. Bulankah orangtua banyak yang memaksa anak minum segelas susu setelah menyantap sepiringnasi dengan lauknya? Nah, kartohidrat berlebih ditambah makanan dan minuman manis memang mengenyangkan tapi bersiaplah untuk tertidur sejam setelah sarapan.

  1. Anak mengantuk karena kurang gerak

Duduk berlama-lama di kelas, ogah main keluar kelas saat istirahat adalah penyebab siswa merasa lesu dan bawaannya mengantuk.

Mengatasi anak ngantuk saat di kelas tentunya ada triknya. Anda yang berprofesi sebagai guru tentu punya 1001 kiat. Hal yang perlu diperhatikan adalah, anak-anak kesulitan berkonsentrasai lebih dari 10 menit. Karena itu, setiap 10 menit sekali lakukan sesuatu yang menggugah perhatian mereka. Misalnya, melemparkan pertanyaan, memberi kesempatan anak untuk bertanya, atau, meminta satu anak maju ke depan kelas untuk melakukan aktivitas tertentu.

Hal lain, cobalah untuk melakukan beberapa aktivitas berikut ini.

  1. Izinkan siswa untuk mencuci muka. Air dingin dapat merangsang pori-pori untuk membuka. Anak menjadi lebih segar dan siap untuk menerima pelajaran kembali.
  2. Bila banyak anak yang mengantuk, selingi dengan berdiri bersama-sama dan lakukan peregangan ringan dengan aba-aba oleh guru.
  3. Ajarkan siswa untuk memilih sarapan yang secukupnya. Jangan terlalu banyak. Menghindari konsumsi karbohidrat dan makanan manis adalah gagasan yang baik. Sebab, seringkali anak sarapan dengan segelas susum sepiring nasi, dan lauk serba manis. Itu semua merangsang rasa kantuk.
  4. Bekal sekolah pun dapat dianjurkan untuk lebih banyak protein daripada makanan berat. Yang termasuk makanan berat adalah setangkup roti tawar dengan isi mentega dan meises berlimpah. Atau, nasi sekotak penuh dengan sedikit lauk hasil gorengan frozen food seperti nugget, sosis, atau bahkan nasi dengan lauk mi goreng. Itu kombinasi makanan pengantar tidur. Jika memungkinkan perbanyak sayur berkuah atau buah sekalian.
  5. Kapan menyantap bekal sekolah punya pengaruh juga. Ada anak yang pagi hari sudah sarapan lantas makan bekal saat istirahat pertama. Artinya, dia menambah asupan makanan di dalam tubuh sebelum cukup kosong lambungnya. Ingatkan mereka untuk menunda makan bekal misalnya saat istirahat kedua atau malah sepulang sekolah.
  6. Anak yang kurang istirahat kemudian mengantuk di kelas dapat ditelusuri sebabnya. Apakah dia tidur terlalu larut karena main gadget? Apakah dia tidur larut karena banyak tugas sekolah? Atau dia tidur larut karena awal belajarnya sudah di atas pukul delapan malam? Atau dia terlalu banyak aktivitas les sepulang sekolah? Atau, jemputan sekolah terlalu dini menjemput sehingga dia lelah berputar-putar sebelum sampai sekolah? Semua itu perlu dibahas antara guru dengan orangtua siswa.

Nah, cukup banyak solusi untuk anak yang mengantuk di kelas kan. Selamat untuk mencoba di kelas ya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *